Thursday, 5 March 2015

Motivasi diri - pendidikan dan wawasan

Inginnya diposting dari dulu tapi ya baru terlaksana sekarang, yasudahlah

Waktu adik kelas saya ini (wanita) , waktu itu beliau baru lulus sekolah dan membuat pernyataan seperti ini bunyinya:

"Ah kalo cewek udah lulus sekolah dan udah punya skill untuk menjual dirinya ke tempat kerja yang layak untuk apa sekolah tinggi tinggi, toh nantinya juga dirumah, didapur dan dikasur ... *ehh"

Berhubung belum bisa berfikir apa apa karena saya merasa memang dia benar dan mempuyai hak dengan apa yang dia bicarakan, saya-pun lalu meng-iya-kan saja.

Lalu keesokan harinya saya menemukan sesuatu ketika masuk ke forum pendidikan. Dan di kolom komentar ada sesuatu yang membuat saya diam sejenak
Kemudian terlihat gambar berisi tulisan, isinya quote yang katanya sih bersumber dari wanita cantik yang nunggu-in kekasih pergi keluar negeri dan berjanji akan kembali dalam satu purnama, begini quote-nya
"Entah akan berkarir atau menjadi ibu rumah tangga, seorang wanita wajib berpendidikan tinggi karena ia akan menjadi ibu. Ibu-ibu yang cerdas akan menghasilkan anak anak yang cerdas" - Dian Sastrowardoyo -
source: google
Disitu saya menemukan 2 sudut pandang wanita terhadap pendidikan, yang satu berfikir sangat simpel dengan hidup menjalani apa yang dipunya dan akan mendapatkan apa yang diperjuangkan, asal punya skill pasti akan bertahan hidup. Sudut pandang satu lagi berfikir sangat jauh ke depan dengan segala kedewasaan menganggap bahwa pendidikan akan mempengaruhi pola didik anaknya nanti, makannya dia harus menjajakinya tinggi tinggi.

Menurut saya walaupun tidak berpendidikan tinggi namun yang namanya wawasan selalu harus dikembangkan, sebagaimana zaman yang semakin berkembang dan maju, kita yang belum mengetahui banyak hal harus mengikuti perubahannya.

Tapi menurut saya, adalah wawasan yang luas, yang bisa mempengaruhi wanita/pria dalam pola asuh anak. Mereka yang merasa pendidikan tidak terlalu dibutuhkan haruslah tetap terbuka fikirannya bahwa segala sesuatu ada ilmunya, ada yang bisa dipelajari dari berbagai hal di dunia ini yang belum diketahuinya.
Hanya dibutuhkan kemauan dan keinginan untuk mempelajarinya. Belajar bisa dari mana saja dan kapan saja benar ?????

Satu lagi yang mempengaruhi kehidupan kita dari wawasan yang luas, yaitu perilaku dan sopan santun. Akan terlihat bagaimana orang dengan tingkah laku dan tutur kata yang bagus terlihat dari kesan yang ditimbulkan dari orang yang berwawasan, mereka akan terlihat tenang dan menjalani hidupnya dengan optimis, bahwa mereka akan belajar hal baru setiap harinya dan akan bertambah wawasannya.

Jadi saya harap teman teman tetap terbuka fikirannya, selalu melihat disekitar maka akan ditemukan hal hal yang bisa kita pelajari dari apapun yang kita temukan. Jangan pernah menutup mata dengan ilmu pengetahuan. Akan sangat menyenangkan menemukan sesuatu yang belum kita temui sebelumnya.

- Aji Abriansyah:2015 -

Wednesday, 4 March 2015

Motivasi diri - kesan pertama

Jadi teman saya ini adalah seseorang yang sangat aktif, walaupun golongan darah kami sama sama O , ya mungkin bisa dibilang sangat berbeda ...

Tapi satu hal yang saya ingat dan sangat membekas sampai sekarang, ketika itu saya ingin berkenalan dengan seseorang dan bisa dibilang sih gagal dan hanya bisa tersenyum pasrah. Teman saya ini berkata:
"Ji (nama saya), pertama kali saya ketemu orang (khususnya wanita) - saya pukul punggungnya sampai dia merasakan sakit, setelah itu saya minta maaf dan tersenyum. Walaupun dia tidak memaafkan saya seenggaknya dia bakal mengingat kejadian itu sampai lama"


Kesan pertama yang dilakukan seseorang terhadap orang lain bisa menunjukan bagaimana respon yang didapatkan ketika akan berhadapan di kesempatan lainnya.
Ketika kesan pertamanya positif, mungkin keeseokan harinya dia akan mencari cari kesempatan untuk bertemu lagi dengan kita, bahkan ketika bertemu akan selalu mengingat nama kita. Begitu juga ketika pesan pertama yang datar dan biasa, maka lawan bicara kita mungkin bahkan tidak akan mengingat nama kita ketika bertemu keesokan harinya.

Maka kesan pertama selalu harus dibuat nyaman dan selalu diingat termasuk ketika kita bertemu dengan seseorang yang sangat penting seperti partner bisnis, investor, teman yang bertemu, wanita idaman ... ehemmmm , bahkan calon mertua.

Tidak ada yang dilahirkan jenius dalam bersosialisasi bahkan saat kesan pertama dibuat, semuanya bisa dipelajari bahkan dipraktekan melalui pengetahuan. Mereka yang bahkan seperti memiliki kecantikan luar dalam ketika orang pasti akan selalu mengingatnya-pun pasti bisa merasa minder dalam berkenalan dengan orang

Disini saya akan memberikan beberapa tips untuk membuat kesan pertama yang baik dalam bertemu sesorang yang baru kita kenal, monggo disimak :


  1. Tersenyum ketika bertemu dengan siapapun termasuk orang baru, First impression ditentukan oleh 7 detik pertama berkenalan
  2. Jangan lipat tanganmu,jangan menunduk, terbukalah
  3. Jangan menunggu untuk diperkenalkan, inisiatif diperlukan
  4. Ketika kita tahu, panggil saja namanya dalam perkenalan
  5. Bertanya sesuatu yang simple seperti "berasal dari kota mana kamu?"
  6. Atau pertanyaan yang melenceng kemana mana untuk membuatnya tidak bosan
  7. Lihat mata seseorang ketika bicara
  8. Harus fokus pada lawan bicara dan jangan sibuk dengan handphone
  9. Berbicara dengan jelas untuk didengar lawan bicara
  10. Sentuhan seperti tepukan pundak, jabat tangan sangat efektif dalam berkenalan
  11. Membuat lelucon tentang apa saja

Ya semuanya bisa dipelajari ... atau bisa ber-improvisasi ... Tapi ada juga yang berpendapat Seseorang tidak bisa dinilai dari kesan pertama bertemu, karena manusia berkembang dan tumbuh.
Ketika kita bertemu untuk kedua kalinya bisa saja mood seseorang berubah dan mengeluarkan aura yang berbeda ... bagaimana menurut teman teman ???

- Aji Abriansyah:2015 -

Tuesday, 3 March 2015

Motivasi diri - manajemen waktu



Ganti mindset ya mulai sekarang, WAKTU memang dari dulu ya segitu gitu aja...
Tergantung gimana kita menyikapinya, tergantung aktifitas apa aja yang kita bakal hadapi sehari-harinya.

Jika bisa mengaturnya dengan baik, segalanya bisa dipos poskan sesuai porsinya ...

Tergantung pribadinya masing masing, waktu juga bisa sangat lambat karena ga ada kegiatan atau kurang kegiatan yang bermanfaat dan menyenangkan ... bisa juga menjadi sangat cepat karena penuh dengan kegiatan-kegiatan dan deadline yang biasanya menguras tenaga dan fikiran.


Tapi semuanya bisa banget dijalani dengan santai dan aman dengan kita yang selalu tekun dan berjalan sesuai kewajiban yang harus didahulukan.
Hiduplah dengan teratur, lakukan apa yang harus dilakukan, jangan menumpang-tindihkan banyak kegiatan dalam satu waktu, apalagi mendahulukan yang sebenarnya tidak diperlukan. Lakukanlah sesuai urutan dan porsinya masing masing.

Seperti Mba Merry-Riana bilang, dan saya sangat suka sekali dengan kata katanya:

"Daripada bilang "Aku tidak punya waktu" , lebih baik bilang "Aku akan atur waktunya" ... Kalau hal itu benar benar penting, pasti selalu ada waktu"

- Aji Abriansyah:2015 -

Motivasi diri - memulai usaha

Yang namanya wirausaha\bisnis\usaha\jualan itu bisa produk\jasa apa aja sesuai keahlian dan passion masing masing individu ...
Kalau belum menemukan apa yang diminati bisa banget kita cari produk yang sudah berkembang lalu menjualkannya seperti sistem dropshipper\reseller\konsinyasi\trainer usaha\internet marketing\bisnis MLM dan sejenisnya ...

Rezeki ga datang dengan sendirinya ya ga ??? Walaupun kita percaya bahwa rezeki berasal dari Tuhan, Kita tidak hanya serta merta hanya berpegang pada Tuhan dengan segala doa tanpa ada usaha kan ???...
Kita harus percaya bahwa Tuhan mendatangkan rezeki untuk siapa saja yang mau menjemputnya ... Itu artinya kita yang seharusnya bergerak untuk mencari setiap peluang dan kesempatan kesempatan di setiap lubang lubang rezeki yang Tuhan sediakan ...

Ketika memulai sesuatu, disitu jangan berfikir tentang kegagalan karena belum kita rasakan, kecuali memang sudah merasakan kegagalan sebelumnya ... itu sebabnya langkah yang kita ambil harus difikirkan matang matang ...
Memang susah untuk memulai dan melakukan langkah pertama, tapi lebih baik dimulai secepatnya dan mendapatkan pengalaman dibandingkan hanya memikirkan bagaimana caranya melangkah sepanjang waktu...

Kemudian selalu ada faktor negative dari berbagai sudut pandang yang akan kita temui tentang apa yang kita lakukan ...
Seperti sindiran,cibiran, cemoohan, memandang rendah kita, dan segala hal lainnya, kita harus menutup kuping dari hal hal seperti itu karena akan membuat mental turun...tersenyumlah dengan rezeki yang sedang dijemput..

Terakhir saya ucapkan ...
Selamat ... Dengan begitu kamu akan berhasil menaklukan langkah pertama dalam menjemput rezeki ... jangan berfikir hanya disitu saja rintangannya ... Masih banyak didepan dan akan bertambah lagi sebesar tanggung jawab yang akan didapatkan ...

"Tetap tersenyum , bergerak, dunia ini ditakdirkan untuk kau taklukan"

- Aji Abriansyah:2015 -

Monday, 9 February 2015

Hujan ≠ Kamu

Sayang, kamu tahu
Kalau Hujan itu kamu, aku tak akan berkedip
merasakan tetes demi tetes
yang kamu tawarkan
menikmatimu

Kalau Hujan itu kamu, aku tak akan pergi
mengalihkan pandanganku
melarikan diri
menjauhimu

Kalau Hujan itu kamu, aku tak akan lupa
setiap kau datang
aku yang tersenyum
mengilhamimu

Sayang, kamu tahu
Kamu memang yang selalu paling tahu ...

Sayangnya kamu bukan,
aku memperlakukanmu dengan caraku sendiri
tidak sederhana karena sulit sekali
tidak pula berlebihan

secukupnya
secukup cinta yang kau inginkan
dan aku bisa berikan
namun spesial

Tuesday, 9 September 2014

Lalu harus apa ?

Terkadang, Tuhan hanya mempertemukan bukan mempersatukan
Kalimat ini saya dengar beberapa hari lalu dalam sebuah postingan akun instagram dengan follower lebih dari 10ribu itu. Kemudian setelah itu entah ada tekanan apa hati-pun tersentak...iya...ini sedang saya rasakan sekarang. Beberapa bulan kemarin kebetulan bertemu dengan seseorang yang dengan pertama kali melihat saja bisa membuat senyum senyum sendiri. Entah kenapa bibir tipis dengan senyum lebar itu membuat saya memandanginya beberapa menit hingga akhirnya disadarkan teman yang duduk bersebelahan. Lalu spontan saja saya bertanya "itu siapa namanya ?"

Jaket jeans biru muda adalah satu satunya yang saya ingat dia pakai hari itu, dengan rambut terurai dan keceriaan yang selalu keluar setiap kali dia berbicara. Semakin membuat penasaran dan hanya bisa melihat tanpa bisa bertanya apapun, bibir kaku ditambah malu lalu apa yang bisa di lakukan, berfikir keras namun hari itu berakhir tanpa ada apapun yang bisa dilakukan, membuat kesan pertama-pun tidak bisa saya lakukan.

Berjalan beberapa bulan sebenarnya sudah ada kemajuan, berhasil melewati tahap perkenalan dan pendekatan, sayangnya tahap itu lama sekali saya jalani, entah kenapa setiap ada kesempatan untuk berbicara serius selalu saya yang diam dan tidak bisa berbicara sepatah kata-pun...Akhirnya sekarang, sampai sekarang hubungan masih belum terbawa ke arah yang serius

Perangai Libra dan Golongan darah O itu ya seperti itu , romantis tapi tidak bisa membawa suasana ke pembicaraan serius, hanya bisa berada didekatnya dan membuat hati nyaman tanpa berani untuk mengatakan isi hati yang sesungguhnya.

Jadi sekarang ceritanya saya hanya ingin minta pendapat pembaca blog ini saja, saya tahu ini persoalan sepele dan cuma tinggal menyatakan saja tapi apa saya sanggup ?? itu yang saya ragukan sampai sekarang ... dan akhirnya hanya bisa nyaman di posisi ini saja saya sudah bahagia.. Lalu harus apa ?

Tuesday, 12 November 2013

Biasakan berdo'a

Rabbanaa aatinaa fiddun yaa hasanatawwafil aakhiroti hasanatawwaqinaa 'adzaa bannaar
Itu do'a yang saya dapat ketika mentoring beberapa hari lalu dengan beberapa teman kantor yang setiap minggunya berkumpul demi mendapatkan ilmu dari pementor yang ilmunya melimpah. Yaa dibandingkan dengan saya memang umurnya itu sedah jauh diatas saya entah berapa tahun, saya yang memang masih dan memang paling muda dari teman teman yang lain. Doa itu yang saya dengar adalah do'a yang selalu Rosulullah S.A.W panjatkan setiap harinya, itu do'a yang seorang panutan dalam hidup manusia ucapkan setiap hari. Itu doa untuk mendapatkan kebaikan di dunia dan akhirat dan untuk kebaikan kehidupan di dunia ini dan kebahagiaan nanti kita di alam baka.
Ya Tuhan Kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka
Seketika saya tersentak, menahan pandangan. Subhanallah saya yang bukan apa apa dan belum tentu mendapatkan kebaikan di dunia dan akhirat saja tidak pernah memanjatkan do'a seperti itu setiap hari. Namun beliau yang hidupnya saja sudah menjadi keajaiban besar, dan matinya sudah dijamin masuk ke Surga-nya Allah, masih memanjatkan do'a seperti itu.
...
Kemudian materi selanjutnya adalah kriteria kebahagiaan di dunia, mungkin saya akan membagikan beberapa materi yang saya tangkap dari mentoring kemarin.
...

1. Hati yang selalu bersyukur
Berdayakanlah hati yang selalu sabar dalam melaksanakan hidup ketika mendapat cobaan dari Allah kemudian bersyukur dari setiap nikmat Allah sekecil apapun. Karena InshaAllah Dia selalu menjaga kita dengan Kuasanya
...
2. Jodoh yang saleh
Disini, kita menganjurkan menjadi jodoh yang sholeh bagi pasangan kita dan atau menjadikan pasangan sholeh karena kita. Berhati hatilah karena jodoh yang tidak sholeh akan menjadi penghalang kita dari rahmat Allah, jangan berhenti berusaha menjadi orang sholeh bersama karena itu lebih indah.
...
3. Anak yang sholeh
Didiklah anak anak kita dengan sebaik baiknya orang tua, berkacalah karena anak kita kelak adalah cerminan diri kita dimasa yang akan datang, berusahalah lebih menjadi orang yang lebih baik lagi.
...
4. Lingkungan ergaulan yang sholeh
Pernah mendengar, apabila bergaul dengan penjual parfum kita akan tercium wangi parfum, apabila kita bergaul dengan pandai besi kita akan tercium bau keringat karena terasa panas dan bisa saja tubuh kita terciprat bubuk besi panas. Penggambaran tersebut jelas kita harus pilih pilih dalam bergaul.
...
5. Harta yang Halal
Berhati hatilah, jangan sampai harta yang tidak halal masuk kedalam perut keluarga kita ataupun anak istri kita, karena itu akan menghambat rezeki yang lainnya, dan dalam beberapa kejadian anak yang diberi makan dengan uang haram bisa menjadi anak yang pembangkang, Naudzubillah.
...
6. Ilmu yang bermanfaat
Orangtua yang cerdas akan menghasilkan anak anak yang cerdas pula. Tidak belajar sampai perguruan tinggipun kalau otaknya berjalan lancar inshaAllah kecerdasan hanya untuk orang orang yang berfikir, sehingga dia berupaya banyak untuk mendapatkan tempat yang layak di dunia dan akhirat.
...
7.Umur yang barokah
langkahkan kaki kita ke tempat tempat yang diridhoi Allah, gunakan tangan kita dengan melakukan amal sholeh, perlakukan lisan kita jangan sampai mengucapkan kata kata yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Gunakan otak kita untuk berfikir dan menjadi orang yang cerdas. Lakukan segala yang bermanfaat di sissa umur kita, inshaAllah Barokah

Sunday, 10 November 2013

Bersyukur

Yep, kantor sudah mulai terasa sepi hari ini setelah beberapa hari lalu 5 orang harus berpindah ke kantor yang baru karena lebih dibutuhkan disana dengan pengalaman dan keahlian mereka, saya yang biasanya membuat onar pagi pagi dengan meminta absen kepada orang yang lebih dulu membuka sambungan internet karena sering datang di menit menit akhir jam masuk kantor, tidak melihat wajah wajah yang biasanya saya lirik setelah masuk ruangan terasa janggal. Sekarang banyak sekali bangku kosong belum terisi dengan orang orang baru yang mana tahu kapan datang ditambah lagi ruangan terlihat lebih besar hanya berisi 7 orang.
...
Kemudian saya, apa memang harus bertahan tanpa perkembangan di tengah tengah comfortzone seperti ini, iya-pun memang banyak tanggung jawab yang memang harus terpenuhi 3tahun kedepan, meyelesaikan kuliah dan berdiri dijenjang selanjutnya, apa mungkin bisa bertahan disuasana kantor seperti ini sebegitu lamanya ya ?. Terus terang untuk saat ini saya sangat menikmati keadaan yang hampir segalanya terpenuhi, berangkat ke kantor dengan sepeda motor yang bahan bakarnya selalu penuh, budaya sarapan pagi dirumah tidak pernah satu kalipun terlewatkan, air bersih yang terus mengalir, makan siang yang tak pernah terlewatkan walau hanya dengan nasi dan tahu orek-oek, pulang dengan keadaan tidak ada beban karena tugas kantor selalu selesai tepat waktu, lalu biaya kuliah yang terpenuhi dengan keringat sendiri, dan masih bisa menyisakan sedikit uang untuk sekedar menabung dan memberi sana sini. Subhanallah, astagfirullohaladzim jangan sampai saya jadi orang yang kufur nikmat.
"Maka nikmat Allah mana lagi yang engkau dustakan"
 Ya Allah lindungi saya dari prasangka mengkufurkan nikmat-Mu dan jauhkanlah saya dari hati hati yang tidak bersyukur, enyahkanlah segala sesuatu yang membuat saya negatif, semoga dengan ini saya bisa istiqomah mencapai semua cita cita yang sedang Engkau rancang untuk saya.
...

Friday, 8 November 2013

mentang mentang cantik

Mentang mentang jahat pandangan itu mulai menatap tajam
Menyusutkan dahi kerling matanya mengadu alis tebal manis gemerlap
Entah apa yang mendadak membuat bulu kuduk merinding menatap wajah itu merengut masam
...
Cantik sekali
...
Mentang mentang jahat lalu memalingkan wajah pasi nya setelah ku pandang balik
Bukan...bukan pandangan mesum macam itu...hanya memandang, menatap keindahan parasnya
Yang mulai merona setelah berpaling dari serangan balik mataku yang mengecil dan senyum tanpa memperlihatkan gigi sama sekali, saat saat seperti itu
...
Cantik sekali
...
Mentang mentang jahat saat mendekatkan diri aku hanya bisa bertanya tanya mengapa kau menjauh, apa yang sebenarnya kau fikirkan
Kemana sebenarnya mata yang selama ini hanya melihat kearahku, telinga yang hanya mendengar suaraku, hidung yang hanya mencium bau tubuhku, dan bibir yang biasanya tak pernah bosan kupandangi
Setelah sekian lama mana mungkin menghilang begitu saja, mungkin ada sesuatu yang mengganggumu, akukah masalahnya ? Atau sudut sudut hatimu sudah di isi manusia picik lain, yang memanfaatkan keadaan diatas keadaan kita
Oh aku bertanya tanya, mengapa kita seperti ini, dari sekarang aku hanya bisa menatap indahnya keindahan keindahan yang diberikan Tuhan ke dunia ini, itu kamu
...
Cantik sekali
...

Thursday, 7 November 2013

Pantai Selatan

Selasa kemarin itu ceritanya tanggal merah Tahun Baru Hijriyah, Muharam ke 1435 saya sempat kesal dan malas harus pergi bekerja karena pergeseran hari libur ke bulan sebelumnya, mau tidak mau saya harus melaksanakan kewajiban. Tapi tunggu dulu ... sebenarnya saya tidak pergi bekerja dan malah meminta cuti dengan sangat mendesak ke atasan. Dengan alasan pergi malam harinya saya mencoba memberanikan diri untuk meminta izin cuti. Tapi alhamdulillah diterima dengan tidak banyak basa basi.
...
Kemarin itu memang ceritanya sangat mendesak, semalam memang saya sedang chatting dengan teman sekolah yang sudah jadi sahabat sampai sekarang sudah 6tahun lebih. Sedang ada kendala tugas kuliah yang katanya mau nyoba mengabadikan adat budaya seserahan sesajen di Pantai Selatan Pelabuhan Ratu. Dia kebingungan karena tidak ada yang bisa menemani pergi kesana, akhirnya saya coba menawarkan diri untuk menemani. Singkat cerita memang saya pergi pagi pagi sekali diantar orang rumah berkendara motor untuk datang kerumahnya, sekitar pukul 6:30 kami memulai perjalanan dengan perlengkapan seadanya karena memang niat kami hanya merekam momen adat disana. Mungkin disana hanya akan menghabiskan waktu seharian dan pulang kembali di sore hari.
...
Perjalanan kesana cukup melelahkan apalagi dengan memakai sepeda motor karena memang harus dalam keadaan duduk dengan sakit pantat sepanjang jalan. Perjalanan pertama memang menyenangkan karena masih pagi jalananpun masih lancar dan memang jalanan kesana pun tidak terlalu macet, melewati banyak pemandangan disekitar dari mulai Cimahi - Padalarang - Cianjur - Sukabumi - Pelabuhan. Karena memang ini pertama kalinya saya pergi kesana. Kami tak kunjung menemukan ataupun merasa mendekat dengan keadaan laut dan mengomel sepanjang jalan karena hanya bisa melihat pegunungan tanpa ada tanda tanda Pelabuhan.
...
Entah setan apa yang hinggap sepanjang jalan saya hanya bisa mengumpat merasakan sakit di pantat dan lama sekali untuk sampai kesana. Setelah berhenti beberapa kali untuk bertanya berapa kilometer lagi untuk sampai disana, kemudian kami sampai di suasana kota di dekat Pelabuhan, karena saya tidak menyadari dan tidak terbayang sebelumnya untuk ukuran Pelabuhan berada di antara perkotaan karena memang sangat janggal. Karena yang saya bayangkan hanya Perkampungan kemudian Laut mungkin sangat sempurna, tapi kali ini perkotaan dan laut yang hanya bisa saya lihat. Oke tak apalah kami bisa menerima keadaan itu, tapi sayangya hari sudah siang dan memang tujuan kami merekam adat budaya sesajen Pantai Selatan pun sudah terlaksana pagi harinya. Kami gagal.
...
Beristirahat sebentar, akhirnya kami memutuskan untuk menikmati saja pemandangan disana dengan mengabadikannya lewat foto dan video, entah apa yang teman saya dapat tapi yang penting saya mendapat ketenangan melihat pemandangan ciptaan Tuhan yang sangat indah dan merekamnya di pelataran memori. Tanpa pikir panjang kami coba menikmati ombak dan mencoba berselancar dengan anak anak baru saja kami kenal yang lebih dulu ada disana. Menyenangkan sekali memang, angin semilir matahari menyengat ombak besar pasir kotor laut asin terumbu keras ... sempurna
...
Semoga dilain kesempatan bisa menikmati hal hal semacam ini lagi, disamping aktivitas yang sangat sibuk memang untuk pergi kemana mana mencari udara segar sangat jarang saya lakukan.
...
Alhamdulillah
...

Wednesday, 6 November 2013

Bahagia Itu Sederhana

Bahagia itu sederhana ...
...
Yaa ... bahagia itu sederhana, sesederhana mendengar kata yang keluar mendayu dari bibir wanita berparas ayu, seraya mendengar lantunan kalimat merajuk entah ditujukkan untuk sesiapa. Ditemani lambaian lambaian tangannya terlihat seperti memainkan orkestra yang membawakan musik opera, tak kumengerti namun bisa kunikmati. Mungkin aku yang terlalu naif hanya bisa memandangi untaian untaian itu berlalu begitu saja tanpa permisi, melewatiku yang hanya bisa melamun memandangi keindahan aura aura kenyamanan yang dipancarkannya, hanya bisa meraba raba bulu bulu halus disekitar tangan yang tak berhenti berdiri tergesek sederetan kalimat keluar dari manis gincu di bibirnya, hanya bisa menyibakan rambut sesekali tak ingin kehilangan momen sepersekian detikpun tanpa melihatnya.
...
Bahagia itu sederhana ...
...
Yaa ... bahagia itu sederhana, sesederhana mengharu biru setelah menonton drama film picisan yang diputar lebih dari beberapa kali dengan alasan film yang bagus, airmata tak pernah bosan mengeluarkan tenaganya mendesak keluar merintik, muka masam hidung mengembang bibir tarik menarik bebas berekspresi asalkan jangan sampai terlihat siapapun.
...
Bahagia itu sederhana ...
...
Yaa ... bahagia itu sederhana, menarik diri dari kerumunan membuat dunia sendiri dan menjadi pemeran utama didalamnya, kemungkinan akan terhanyut sampai tak ada yang bisa menarikmu kembali ke dunia nyata. Menciptakan drama dengan jahitan jahitan disana sini, Tuan Putri yang cantik berambut panjang hanyalah hadiah yang akan diterima kemudian setelah perjuangan besar.
...
Bahagia itu sederhana ...
...

Monday, 24 December 2012

Yang belum tersampaikan

Sebenarnya saat kamu menyapa dengan panggilan yang aneh aku benar benar kurang suka, saat kamu bertingkah yang bukan bukan juga aku terganggu dengan itu, apalagi saat kau bersikap yang seakan akan tidak pernah berpihak padaku itu membuat naik darah saja, bahkan pernah menganggap kau benalu karena segala yang aku lakukan kamu ikut menikmati hasilnya.

Anehnya aku  malah nyaman dengan itu semua, pernah dalam satu keadaan aku  merasa tak bisa bertemu dengan kawan yang lain bila tanpa ditemanimu saking nyamannya berteman denganmu, bahkan setiap orang yang kau singgahi walau hanya sekedar bertegur sapa, suka dengan apa yang kau lakukan itu, mereka bahkan tak bisa lepas dari canda tawamu itu, mereka menikmati setiap kata yang keluar dari bibir renyahmu. Aku hanya bisa tertawa melihat yang lain tertawa, karena itu membuatku bahagia.

Sampai akhirnya aku mengerti itu caramu untuk berinteraksi dengan individu lain, kamu lemah...si lemah yang terlihat kuat...berusaha kuat karena kau tak ingin terlihat lemah dihadapan orang lain. Sampai akhirnya mengerti kalau itu hanya aku yang terlalu berlebihan menganggapmu begitu, aku yang terlalu sensitif dengan apa yang kamu lakukan, aku yang selalu menganggapmu kecil, aku yang sebenarnya iri dengan sifatmu yang membuat mereka nyaman didekatmu, aku yang selalu merendahkan diri dihadapan semua orang, aku yang Maha lemah ini ingin berusaha bersinar didekatmu.

Belum puas dengan apa yang ingin diungkapkan kau sudah memotong dengan hantaman telak, mendadak kau terbaring lemah tak karuan, kabarmu buram menggoncang keadaan sekitarmu, kau tiada. 

25 Desember yang kedua ini tepat disaat aku pertama kalinya melihat seorang sahabat terbujur kaku dibawah kain batik berkapaskan dua buah di hidungnya, pertama kalinya aku mendapati hati terhantam martil yang menelusuk kaku, belum sempat aku meminta maaf maaf maaf maaf yang selalu aku sampaikan disetiap sujud dalam doa. Mata itu yang selalu menebar senyuman pada sekelilingnya dirindukan, sekarang saat semua merindukannya, saat semua mengingat akan kelakuannya, namanya yang selalu disebut, penghargaan yang dikerahkan hanya padanya, kau selalu tersimpan disini

Wednesday, 3 October 2012

Peraduan kata


          Singkat cerita aku sedang tergila gila dengan akrobatik kata kata yang mereka sebut Sajak, beberapa bulan ini aku seperti anak kecil yang sedang menemukan Mythologi pahlawan idola baru yang menghapus semua kegundahan hatinya, bagai menemukan mainan baru yang membuatnya ceria, bagai mendapatkan hujan pasir dan genangan air di kamar yang membuatnya menjadi pantai, Kastil pasir itu yang dibangunnya bersama ember kecil terlihat indah dilihat dari berbagai kunci sudutpun. Senang bukan kepayang tersesat didunia sendiri dengan berteman alphabet yang dua puluh enam itu, mengotak atiknya menjadi lintasan roller coaster yang kunikmati dengan puas berdampingan dengan tuts tuts yang selalu indah terdengar saat ditekan dipadu dengan luap luapan merapi dalam otakku. Indah sekali menikmatinya seperti di dunia ini hanya milik aku dan kata.

          Dengan ditemani rimbunan buku yang beberapa hari kemarin aku beli di Gramedia, malam ini disentakkan dengan sebuah pesan, seperti biasa perasaan selalu meluap luap melayang bila handphone berbunyi langsung saja melayangkan tangan seraya menekan tuts “open” , isi pesannya biasa namun pesan berentet setelahnya yang membuat aku terpancing untuk berkata kata.

Oknum : “Aji Alkepoi”  (isi pesan abstrak seperti biasa, nama panggilan yang absurd)

A         : “Yaw” (ngejawab seadanya karena biasanya pesannya ga penting)

A         : “Yaw” (ini ngebales ke nomer keduanya sambil kesel gara gara ga dibales)

Oknum : “aya pameran buku di braga smpe mgu. Rk kditu om?”  (translate: Ada pameran buku di Braga, mau kesana om ?)  (OM???????pelissssss)

A         : “Hayuh banyak kecengan bukuh sayah teh K*** ... Besok yah ? sekalian **** “  (sengaja disensor biar pada keppo)

Oknum : “Sabtu weh. Bsk kulia + aya tgs euy .. Hehe”  (translate: Sabtu aja. Besok kuliah + ada tugas nih .. Hehe) (terus kalo lo ada tugas gw mesti bilang WOOOOOOOW)

A         : ”Ogituh, okey sambil makaan makan yah J “ (ya sekalian lah masa maen ga makan, ya laperrr)

Oknum  : ” Tidaa, gueh lg spirit.. Super irit.. J kcuali gueh mnjem doet Haha” (translate:ah itu pake bahasa indo semua juga cuma pake bahasa alay) ( curhat pak ? itu sih DL ya )

A          : “Hahah kalo cuman *** gue yang traktir deh”  (penasaran ya kenapa di sensor ? hahah)

Oknum  : “Aseek ... Mudah2an tiap mgu ada pameran..  “ (sebenernya sakit mata kalo baca sms tulisannya kaya gini semua ... aaah )

A          : “Mudah-mudahan?, itu tidak ada, hanya sekedar mitos” (mancing sebenernya buat ngebales puitis)

Oknum  : ”Berawal dari mitos jay! Haha eh sabtu mh kan ente ke kampus lain ? “ (Mulai nyambung, iya tahun ini saya sudah mulai kuliah, semua udah mulai nanya nanya, kepoo banget semua...)

A          : ”Mitos itu datang mendampingi ketiadaan...Kampus? Mungkin... aaah kata mungkin selalu datang dengan perasaan dilema” (ceileh ini so gini tapi jatohnya ko galau ya ????)

Oknum   : ”Ketika mitos mungkin menjadi suatu fakta yang tersamarkan realita. Sungguh kata katamu bagai durjana, membuat saya termanipulasi oleh suatu karakter berbisa..Haha “ (Yang ini nyambung beneran berhasil mancingnya, maksudnya gue kobra kali yah ??? )

A           : ”Apa boleh buat, turutisajalah apa kata hatimu, aku dengan hatiku, kamu hanya bingung bukan tersesat, kamu ikuti saja suaraku, menuju duniaku” (termasuk menyesatkan ga sih ini ???)

Oknum   : ”Duniamu bagaikan skripsi dengan penuh kata kata yang membingungkan dan takkan mudah ditelan tanpa adanya suatu analisa.. Haha sebaiknya bla bla bla.....*sensor* “ (Pusiiing??? Minum paramex aja)

A           :”Ya jangan kau telan bulat bulat kau akan muntah, eja saja perkata-nya skripsi dengan sentuhan artistik akan lebih indah dinikmat...Aku tidak ****** *sensor*  (ini ngetik sambil makan tapi ngomongin muntah, anehnya bisa kuat ya ? )

Oknum    : “Mungkin akan cukup menyenangkan bila muntahan anda itu tepat mengenai muka dosen penguji yang menyebalkan. Atau mungkin kepada anda yang tidak ingin membagi karya demi kemajuan bersama Hehe “ (disini rasanya kaya di judge deh, mengkerutlah ni muka sambil nyukur jenggot pake golok)

A            : ”Rasanya ada sesuatu di mulutmu yang manis itu yang bisa kubersihkan menggunakan sendal, Entahlah seperti pesan sms yang kusimpan di draff handphone tak kunjung kukirim karena mukaku terlanjur merajam merah”  (acieee cieeee mulutmu yang manissss ... !! *ehh )

Oknum    :”Haha mungkin kata kata saya terlalu kapital dan tidak berarah, sehingga membuat gangguan environtment pada siapapun yang bersilat lidah. Mungkin hanyalah efek galao pemuda. Hampura hehe “ (akhir kata sih katanya minta maaf, mulai lega perasaan neh *gelepar*)

A            :”Setidaknya tadi saatku mengatakan ‘tidak’, tidak membuatku tidak menjadi yang tidak tidak, haha terlalu berakrobatik seperti memuntahkan tanpa memakai tissue” (ini abstrak banget sebenernya sampe ga ngerti baca-nya juga)

Oknum     : “Saya sedang memancing ikan koi yang terperangkap didalam perut hiu, semakin dipancing semakin terlihat ia akan pantas keluar lewat semburan air pada punggung hiu, dan memantulkan keindahan corak warna siripnya oleh cahaya mentari pagi” (waaah terenyuh nih sama kata kata ini)

A             :”Kau fikir kamu Poweranger menyelamatkan yang lemah, tapi rasanya hiu itu membimbingku berevolusi dulu untuk pantas beradu dengan rindu diluar sana, terimakasih setidaknya saat keluar nanti aku tau harus kemana arah jalan pulang” (hiks hiks huft huft asssshhhhh hahah )

Oknum     : “Apakah koi itu lemah? Kalau lemah takkan mungkin dia bisa bertahan dalam perut seekor hiu. Dia mungkin hanya terperangkap di tempat yang bukan semestinya. Saya bukan Poweranger melainkan fruitaman yang mencegah koi itu terlanjur tumbuh kumis dalam masa remajanya”  (ini korban iklan kali ya ni anak, tapi itu terakhirnya nyindir kayaknya -_____- )

A             :”kapitalnya peraduan katamu melambungkan peta duniaku, seperti mendapatkan mutiara hitam yang dilegamkan, yang membuatnya berharga, lalu aku berusaha pulang” (hha ini mulai berakrobatik kata kata gaya koprol saltoooooooo)

Oknum      :”.........................................” (*kemudian hening* gadibales)

          Hah setidaknya terimakasih kepada yang memicuku untuk berkata kata malam ini, sengaja isi smsnya dibongkar ya hahah tapi sangat membangun sih, abis kalo disimpen di handphone suka hilang tak berbekas. Dan aku salah satu pelupa, setidaknya bila ditulis aku akan selalu mengingat semangat apa yang kau tularkan dalam pesanmu itu, ingatkan saya lagi kalau saya pelupa. Tak cukup satu paragraf untuk menggambarkan ungkapan terimakasihku.

Monday, 30 July 2012

Basecamp

        Entah siapa yang mencetuskan untuk memberi nama Basecamp, entah kapan pula nama itu terbentuk dan bagaimana bisa. Tapi memang cocok sekali dengan keadaan dimana menjadi tempat persinggahan untuk berkumpul melepas penat selama sepekan penuh menghabiskan sisa waktu di sekolah dengan suasana yang hectic sekali. Sekitar 4 sampai 5 tahun yang lalu kalau tidak salah saya lupa lagi, tempat ini menjadi sangat bersahabat dengan telinga dan kehidupanku. Dari sini sebuah keluarga kecil baru terbentuk, disini saya dapatkan saudara yang bisa mengerti satu dengan lainnya.

          Dari yang awalnya hanya menjadi tempat yang sama sekali tidak struktural hingga akhirnya menjadi tempat dimana semua orang sangat bergantung padanya untuk berkarya atau hanya melepas kerinduan dengan saudara yang lain. Banyak orang memuji kami karena persahabatan yang masih berlangsung hingga saat ini, disamping itu saya juga bangga dengan mereka yang masih bertahan mengurus basecamp. Masih ada kepedulian yang memang tak semua orang memilikinya, terbukti dengan berkurangnya anggota-nya yang lain, atau yang hanya datang ketika ada event tertentu, namun juga masih banyak yang masih peduli. Yaaah semua orang berhak punya keputusan dan memang harus dihargai, karena semuanya masih berjalan baik dengan sisa anggota selama ini. Malah berkarya lebih fleksibel lagi dan menghasilkan individu individu yang aktif di jalannya sendiri. 

          Namun memang perjalanan tidak selalu mulus, dalam persahabatan memang selalu ada tantangan yang dihadapi, Kadang perbedaan pendapat memang selalu terjadi, miss-komunikasi selalu terjadi. Tapi selama ini memang diselesaikan dengan kepala dingin, tapi memang itulah yang seharusnya terjadi, tanpa adanya perselisihan kita tak akan berkembang, kita tak akan bisa dewasa.

Disamping itu visi misi berkembangnya basecamp menjadi perusahaan multimedia yang diakui secara de facto dan de jure masih sedang dalam proses yang Insya Allah secepatnya akan terlaksana.


Ya Allah bimbing kami, tuntun kami, pada-Mu kami kembali, pada-Mu kami mengabdi, pada-Mu hidup kami persembahkan. Jaga kami dari perpecahan. Bantu kami mewujudkan visi misi kami, jadikan kami hamba-Mu yang Kau cintai, jadikan kami hamba-Mu yang sibuk melakukan amal soleh.

https://www.facebook.com/saungkreatif.motekart














Thursday, 26 July 2012

Selftalk

          Seketika saya berfikir tentang masa lalu dimana semua begitu indah ketika dipandang dari sudut pandang zaman saya sekarang ini, walau masih kemarin rasanya sangat berbekas dengan semua yang terjadi baru baru ini. Kalian tahu yang namanya kerenggangan hubungan antar manusia akan sangat memberikan efek negatif dan positive untuk pribadi masing masingnya. Itulah yang sekarang sedang kami alami. Sudah lama saya ingin sekali bercerita tentang kerenggangan ini, namun sampai sekarang masih saya tahan masih berharap ini akan membaik bahkan saya harap ini sama sekali tak akan terjadi.

          Semuanya berlalu begitu saja tak bisa kami hindari. Sungguh melihat mereka yang terlihat sangat bersemangat menjalani hidupnya menjadikan paradoks yang terjadi didalam hati saya . Apa yang sebenarnya mereka rasakan ? bertanya tanya saja saya dengan menerka nerka, sedikit demi sedikit saya bisa merasakan apa yang mereka rasakan. Semuanya begitu kompleks, masalah satu yang membuat satu individu tidak nyaman, tidak ada yang berani membawanya kedalam forum sehingga menjadi terlupakan sampai individu lain merasakannya juga dan mereka berkomplot berfikiran sama. Hingga semua orang menjadi berperasaan sama dan mereka menjadikannya fase kritis kerenggangan yang terjadi.

          Yaaaah .... Semuanya akan sedikit membaik dengan adanya perbaikan di berbagai sudut,  hingga mungkin akhirnya ada yang sudah tidak nyaman dengan keadaan dan hanya bisa pasrah dan tidak melakukan apa apa ( ini kelompok apatis yang bisa-nya hanya jadi follower) , dan yang mencoba memperbaiki keadaan dengan berjalan sendiri, ada pula yang bertahan dengan keadaan menunggu semuanya kembali seperti semula dengan perbaikan yang dimulai dari diri sendiri (mengintrospeksi diri) . Baiklah semuanya sekarang mungkin akan menjalani hidupnya masing masing sampai benar benar ada yang membongkar habis visi misi kita lebur ego masing masing kemukakan pendapat alasan dan solusi sehingga menjadi brainstorming bagi semuanya . Baiklah saya tunggu saja semuanya akan membaik...

Tuesday, 10 April 2012

Hidup yang Pilihan


     Betapa hari ini saya sangat dikejutkan dengan seorang teman yang ternyata sudah memiliki seorang anak yang sangat menggemaskan, anak laki laki yang sangat membuat saya ingin menggendongnya, dengan baju anak khas sweater rajut dan kupluk rajut yang membuatnya semakin lucu. Si Lucu 16 bulan ini sudah pintar ternyata, dia cepet banget nempel dengan siapa saja, yang dasarnya saya memang seneng kalo ada anak kecil ya langsung saja menggendongnya dengan senang hati. Dibalik itu yang tidak saya habis fikir adalah... NIKAHANNYA kapan coba ????? sebagai seorang teman saya merasa shock dengan anak ini, saya kira dia adiknya atau siapanya yang dia bawa. Tapi ternyata wanita berumur hampir sama dengan saya ini mengaku kalau anak itu anak kandungnya . Dan saya langsung terhenyak mendengarnya, beribu pertanyaan menggunduk langsung dalam otak saya yang semakin lama semakin banyak bahkan hampir meledak ingin kutanyakan semuanya, tapi saya tak sampai se-KEPO itu, saya hanya bertanya SIAPA dan KAPAN ... cukup ... 

     Dan ternyata pelakunya adalah (yaelah kaya penjahat...) adik kelas saya yang saya tau dari dulu emang pacarnya dan sekarang sudah resmi menjadi suami istri yeah selamat ya longlast untuk kalian berdua . Tapi yang saya sesalkan adalah ... NIKAHNYA kapan coba ??? .

     Kami bertemu di acara nikahan teman kami yang lain. Wah saya sampe ngiri .. yang satu nikah ... yang satu udah punya anak ... Saya sebagai yang selalu mengumbar umbar tentang mimpi mimpi tentang menikah merasa gondok karena terdahului dengan orang orang yang saya kira akan menikah beberapa tahun lagi, dan ternyata lebih cepat, tapi wajar sih namanya perempuan ya tinggal nunggu kesiapan lelakinya. Right ????

     Dan entah bagaimana saya tak bisa membayangkan rasanya nikah muda, disamping saya belum siap secara mental, materi, rohani pun saya belum merasa cukup untuk memimpin sang Bidadari kelak. “MoveOn ji mesti banyak belajar ji MoveOn” haha #abaikan . Dan entah bagaimana rasanya ketika kebahagiaan selalu menyelimuti orang orang yang mengalami nikah muda karena memang prinsipnya, karena terpaksa (tau lah kenapa) , atau dipaksa orang tua. Tapi hidup adalah Pilihan, semua yang kita ambil semua yang kita lakukan semua yang kita kerjakan akan menjadi benih benih yang akan kita petik hasilnya baik ataupun buruk kelak dikemudian hari. Dan pertanyaan untuk kalian adalah ... NIKAHNYA kapan coba ??? (tetep)

Sunday, 8 April 2012

Renungan sedikit

     Entah apa tapi hari ini saya sangat dicerahkan dengan postingan postingan teman teman blogger yang menyisipkan sajak ini, saya lihat ternyata banyak juga yang kontra dengan ini semua tapi saya termasuk yang ikut bahkan mendukung sekali. Saya perokok pasif ..


Tuhan Sembilan Senti
Oleh Taufiq Ismail

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,

 
Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok, hansip-bintara- perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,

 
Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu- na’im sangat ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,

 
Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah…ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah DOSEN merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya apakah ada buku tuntunan cara merokok,
Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok, sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok,

 
Negeri kita ini sungguh nirwana kayangan para dewa-dewa bagi perokok,
tapi tempat cobaan sangat berat bagi orang yang tak merokok,
Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita,

 
Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran, di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok,

 
Bercakap-cakap kita jarak setengah meter tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun menderita di kamar tidur
ketika melayani para suami yang bau mulut dan hidungnya mirip asbak rokok,

 
Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul saling
menularkan HIV-AIDS sesamanya,
tapi kita tidak ketularan penyakitnya.

 
Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya mengepulkan asap rokok
di kantor atau di stopan bus,
kita ketularan penyakitnya.
Nikotin lebih jahat penularannya ketimbang HIV-AIDS,
Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia,
dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu, bisa ketularan kena,

 
Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok,

 
Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,

 
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil, pertandingan bulutangkis, turnamen sepakbola
mengemis-ngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok,

 
Di kamar kecil 12 meter kubik, sambil ‘ek-’ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh, dengan cueknya, pakai dasi, orang-orang goblok merokok,

 
Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu- na’im sangat ramah bagi orang perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,
Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita,

 
Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh, duduk sejumlah ulama terhormat
merujuk kitab kuning
dan mempersiapkan sejumlah fatwa.
Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak,
tapi ahli hisap rokok.

 
Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka terselip berhala-berhala kecil,
sembilan senti panjangnya,
putih warnanya,
kemana-mana dibawa dengan setia,
satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,

 
Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang,
tampak kebanyakan mereka memegang rokok dengan tangan kanan,
cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
Inikah gerangan pertanda yang terbanyak kelompok ashabul yamiin dan yang
sedikit golongan ashabus syimaal?

 
Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.
Mamnu’ut tadkhiin, ya ustadz. Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii’atun bi mukayyafi al hawwa’i.
Kalau tak tahan, di luar itu sajalah merokok.
Laa taqtuluu anfusakum. Min fadhlik, ya ustadz.

 
25 penyakit ada dalam khamr. Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi). Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok. Patutnya rokok diapakan?
Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz. Wa yuharrimu ‘alayhimul khabaaith.
Mohon ini direnungkan tenang-tenang, karena pada zaman Rasulullah dahulu,
sudah ada alkohol, sudah ada babi, tapi belum ada rokok.

 
Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok,
lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan, jangan,

 
Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu,
yaitu ujung rokok mereka.
Kini mereka berfikir. Biarkan mereka berfikir.
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap, dan ada yang mulai
terbatuk-batuk,

 
Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,
sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok.
Korban penyakit rokok lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas,
lebih gawat ketimbang bencana banjir, gempa bumi dan longsor,
cuma setingkat di bawah korban narkoba,

 
Pada saat sajak ini dibacakan, berhala-berhala kecil itu sangat
berkuasa di negara kita,
jutaan jumlahnya,
bersembunyi di dalam kantong baju dan celana,
dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,
diiklankan dengan indah dan cerdasnya,

 
Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri,
tidak perlu ruku’ dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini,
karena orang akan khusyuk dan fana dalam nikmat lewat upacara menyalakan
api dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,
Rabbana, beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.

 
Amin Yaa Rabbalalamin.


Friday, 6 April 2012

Mudah mudah susah


Ini sebenarnya saya sedang stuck ide untuk menulis sesuatu yang inspiratif untuk di blog ini, tapi ya apalah ini blog sudah seperti jurnal kehidupan saya pribadi saja bukannya memberikan ilmu ilmu yang bermanfaat buat orang lain malah jadi curhat pribadi seperti ini, yasudahlah mungkin ini hanya blog sampah yang saya buat. Walaupun begitu saya enjoy saja karena ini dunia saya jadi terserah saja saya mau nulis apa, kalian nikmati sajalah bahan sampah ini.

pic : random googling
Mungkin ini yang membuat blogger newbie gatau mesti nulis apa di blog-nya, karena stuck nya ide, wawasan yang kurang dalam hal tulis menulis, tidak tau harus memberikan tema apa pada tulisannya, kurang pede dengan tulisannya, takut norak takut dicerca pembaca takut ganggu orang dan bla bla bla hal lainnya. Disamping itu ketertarikan seseorang dalam hal tulis menulis seperti hanya ada ketika dibutuhkan, padahal kalau itu dibiasakan misalnya harus menulis satu posting-an perhari itu akan menjadi kebiasaaan yang membuat passion menulis kita tumbuh. Yang saya pelajari kalau ingin menulis ya menulis saja apapun bisa jadi bahan tulisan dari sesuatu yang kita anggap sepele saja bisa jadi bahan tulisan kita, dengan action menulis sajalah ide akan menjadi pokok bahasan yang bisa dikembangkan sedemikian rupa. Kalau hanya memikirkan saja ingin menulis apa temanya apa konsepnya apa detilnya bagaimana hanya difikirkan bahkan tidak sambil menulis nah itu yang bikin tulisan kita gak kelar kelar, yang ada hanyalah konsep tanpa aksi. Kalian tahu kan konsep tanpa aksi itu hanya sampah, sedangkan aksi tanpa konsep itu bunuh diri. Jadi menulis saja apapun nanti kita tinggal edit apa yang kurang apa yang harus ditambah . That’s it !!!